Isi rekaman percakapan di dalam kabin, diselingi percakapan antara petugas lalu lintas udara atau Air Traffic Controller (ATC) dengan awak pesawat Trigana Air. Berikut ini teks percakapan kedua awak kabin AdamAir.


Download Rekaman Black Box Adam Air, Klik di sini ( klik kanan pilih save target as )


Berikut Manuscripts percakapannya :

Suara latar di kabin DHI 574: Ini___

ATC: Trigana 161, the surface conditions, wind 290 degrees 07 knots, current visibility about 2 until 3 kilo mike, request descent?

Suara latar di kabin DHI 574
Pilot AdamAir bicara: _____ headingnya……ini posisinya dia, di sono…. iya 21 mile.

TGN 161: Say again sir?
ATC: Trigana 161, visibility 2 until 3 kilo mike, surface wind 290 degrees 07 knots, runway in use runway 13, confirm ready for approach or make holding waiting for weather improvement?
TGN 161: Affirmative, we are make holding
ATC: Roger, trigana 161, now fly heading… ee… two six zero expect holding on 15 miles mike kilo sierra, radial 310 mike kilo sierra…

Suara latar di kabin AdamAir
Refri:_____, Ujung Pandang…. bos…. Ujung Pandang jelas.
Suara di kabin DHI 574: Aiyyah…. cuaca di mike kilo sierra.

TGN 161 : _____heading 260, 15 miles holding, trigana 161

Suara di kabin DHI 574
Lho, ini DMEnya nih yah…
Iya makanya juga ngaconya di situ.
Nah, ini mike kilo sierra
Yah…

ATC: Adam 574 confirm maintain heading 070 or tracking to DIOLA?
DHI 574: Affirm match 74 maintaining 070…
Voice on DHI 574 cockpit : Bearing 074
Anginnya dah mulai normal lagi
Iyah….

ATC: Syahrizal confirm? (ATC asking for pilot’s name)
Selamat tahun baru mas….
DHI 574 : Gatu
Ok dikopi, disampaikan nanti, Insyaallah….

Suara latar di kabin : _____ kok DME mu beda sama DME gambarnya ini
Iya…
Ngaco dia tuh berarti
Dah ngaco dah emang …dah ngaco
Udah mulai gambar bambu ini
Udah, kita percaya sama ini aja deh…
Hehehe… iyalah….
_____ cewe-cewe Makanya, terlalu jauh banget

Salah lagi ini dia….
Iya nih
Coba.. tolong confirm posisi aja, confirm on radial sekian.. 124 DME gitu
(on the background, FO calling ATC)

ATC : Go ahead __:___
DHI 574: Roger… Adam 574 position is 125 miles mike kilo sierra, crossing radial 307 mike kilo sierra
Suara latar di kabin : Ok… that’s confirm… that’s confirm
Affirm

Iya kan.. ngaco
Ngaco FIDSnya udah _____, FMSnya?
FMS telah mengacaukan dirinya sendiri… Uedann opo…
Oi terbangnya melalangbuana eh….

TGN 161: trigana 161, maintain visibility now
ATC: standby one

Suara latar di kabin : ini aja Capt yah
Coba ini.. apa.. ee.. gw pake ini aja deh untuk navnya, pake _____ audio altitude
Yes
Yah ini aja

TGN 161: Trigana 161 request visibility now?
ATC : Standby one
TGN 161 : Standby

Suara latar di kabin : Masuk ke?.
Fail aja
Fail?
Yah, fault aja nih
Entar attitude (or) altitude aja nih
Ada semua _____ cable? (probably AM/Air Mechanic try to repair something on cockpit)
Attitude (or) altitude? nggak..
Yang laen…

ATC: Trigana 161 the visibility 2 until 3 kilo mike and runway change, 290 degrees 08 knots

Suara latar di kabin :
Kalo angin dan headingnya saja, masukin ini …

TGN 161 : copied, Trigana 161

Suara latar di kabin : ____ SELCAL dan altitude
Masukin ini
Heading berapa nih Capt? (FO asking)
0… 074 yah (captain)
Iya
Masukin ini ke atas

TGN 161 : Trigana 161, request ILS… visual at runway 13
ATC : Trigana 161, ee.. roger make left turn now heading on zero zero one descent two thousand feet, clear ILS approach runway 13

Suara latar di kabin : Ini capt?
Taro NAV lagi….

TGN 161: Trigana 161, ….descent to two thousand confirm?
ATC: Affirm

Suara latar di kabin : Taro NAV lagi, taro NAV lagi….

TGN 161 : descent to two thousand, trigana 161

Suara latar di kabin : Yes?
Taro NAV lagi (ada suara peringatan atau alarm dari dalam kabin)
Taro NAV lagi
NAV!…… ok Capt?
Jangan dibelokin nih… kita _____

Captain, captain, captain…
(Suara peringatan kembali berbunyi dan keras)
Aduh Capt. Capt, Capt …. (suara Yoga panik)
Yah, yah… (suara Yoga terdengar pasrah)
Allahuakbar……. Allahuakbar……… Allahuakbar??.. Allahuakbar……..

DHI 574: Mayday…..
Voice on DHI 574 cockpit: Argh…
Allahuakbar….

DHI 574: Mayday? mayday?!!!
Voice on DHI 574 cockpit: Allahuakbar….
Allahuakbar….
(Suara keras seperti memasuki perairan)
Argh…
Allahuakbar….

Setelah itu suara komunikasi terputus.

Saat-saat terakhir jatuhnya pesawat AdamAir, awak kabin berteriak mengingat nama Tuhan. Hal itu terdengar dalam rekaman kotak hitam (Black Box) yang beredar di internet.

“Allahuakbar… Allahuakbar…. Allahuakbar… Allahuakbar…,” kata awak kabin pesawat AdamAir saat menyadari pesawat yang dikemudikannya menghujam perairan Majene, Sulawesi Barat, dalam rekaman yang beredar di internet, Sabtu (2/8/2008).

Sebelumnya Co Pilot AdamAir Yoga tergagap-gagap memanggil Pilot Refri A Widodo yang sedang memperbaiki perangkat komputer pengatur penerbangan yang rusak. Yoga menyadari pesawat akan kandas saat posisi pesawat menukik, kemudian dibarengi dengan alarm pesawat berbunyi berkali.

“Captain, captain, captain”. Kemudian terdengar bunyi peringatan.

“Aduh capt, capt, capt… yah, yahh…”.

“Allahuakbar… Allahuakbar… Allahuakbar? Allahuakbar…”.

Terakhir kalinya awak pesawat, sempat meminta pertolongan darurat melalui alat komunikasi. Kemudian terdengar lagi empat kali suara takbir dengan jarak waktu tertentu. Hingga akhirnya terdengar suara pesawat memasuki perairan dengan keras.

Beberapa istilah yang digunakan dalam rekaman percakapan,
DHI: Kode untuk Adam Air,
TGN: Kode untuk Trigana Air
Mike kilo sierra (MKS): Alat bantu navigasi (VOR) di Ujung Pandang
ATC: Air Traffic Controller. Dalam percakapan ini adalah suara dari Ujung Pandang Approach (UPG APP).
DME: Distance Measuring Equipmen. Yakni berupa alat bantu penentu jarak ke stasiun tertentu.
DIOLA: Koordinat pada titik tertentu di bumi (used for navigation).
FO: First Officer atau Copilot.
FMS: Flight Management System. Yakni komputer di cockpit yang berfungsi mengatur penerbangan dari pesawat.



Rekaman percakapan tersebut ini dulu sempat di perdebatkan mengenai ke asliannya, namun menemukan titik terang ketika Ketty Mariesta, istri copilot alm F Yoga Susanto ( semoga di terima di sisi NYA ) , membenarkan suara di rekaman itu adalah suaminya.

Dari rekaman ini juga kita semua tahu pesawat Adam Air tidak meledak di Udara ( seperti yang di katakan Roy Suryo tempo hari )

Sedangkan rekaman ini bisa beredar luas, akan sulit menangkap siapa pelaku peredarannya pertama kali. Namun bisa di telusuri, cukup di buat daftar saja siapa-siapa yang memiliki akses ke rekaman Black Box adam air ini.

Apapun motifnya penyebarannya saya pikir tidak usah di perdebatkan, harus kita akui pesawat-pesawat penerbangan komersial di Indonesia rata-rata menggunakan pesawat bekas.  Belum lagi sanksi larangan terbang yang di jatuhkan Uni Eropa sampai saat ini masih belum di cabut, yang membuktikan bahwa penerbangan di Indonesia masih belum di anggap aman.

Itu dari sisi pesawat, dari sisi penumpang lain lagi, banyak juga yang tidak mematuhi peraturan selama di penerbangan, misalnya menggunakan Handphone dalam pesawat, memakai alat-alat elektronik, dsb. Pesawat yang ada di Indonesia belum canggih, tidak seperti di Negara Maju yang pesawatnya lebih canggih, dan bisa memakai Handphone, laptop, dsb di dalam pesawat.

Ini akibat dari praktek koruptor di mana rakyat jadi korban,  Indonesia negeri yang kaya raya sumber daya alam nya hanya mampu beli pesawat bekas ? sedangkan para koruptor tersebut terbang dengan memakai pesawat pribadi. Rakyat kecil seperti kita malah di suruh terbang pakai pesawat bekas.




Just My Opinion

Zul Amri

(di rangkum dari berbagai sumber)